Profile

* Selamat Datang Di PNPM-MPd Kabupaten Sidoarjo Jangan Lupa Mengisi Kotak Saran Dan Komentar*

Jumat, 21 November 2014

Kegiatan Sosial UPK

BANTUAN SOSIAL SURPLUS UPK
MEMBAWA SUKA CITA BAGI RTM DI KECAMATAN TARIK

Fasilitator dalam pendampingan proses Verifikasi Dansos Beasiswa
    Tahun anggaran 2013 ini merupakan tahun keenam UPK mendapatkan dana Surplus Kegiatan SPP. Dimana Surplus UPK di dapatkan dari  pengembalian jasa Pinjaman SPP selama satu tahun. Dana surplus dipergunakan minimal 15 % untuk kegiatan sosial, Maksimal 10% untuk dana kelembagaan dan maksimal 5% untuk bonus pengurus UPK dan selebihnya untuk penambahan modal Dana SPP. Tahun ini Alokasi dana untuk kegiatan sosial sebesar Rp. 129.745.000,- naik  11% dari tahun lalu.  
    UPK menyalurkan dana ke 127 KK RTM yang tersebar 20 Desa yaitu, Kramattemenggung, Kedinding, Sebani, Segodobancang, Mliriprowo, Kalimati, Kedungbocok, Klantingsari, Gampingrowo, Gempolklutuk, Mindugading, Banjarwungu, Singogalih, Janti, Balongmacekan, Kemuning, Tarik, Kendalsewu, Mergosari, Mergobener.
Kondisi Rumah Bpk. Sulnan warga Desa Klantingsari
Kondisi MCK Bpk.  Pairin warga Desa Balongmacekan

Penerima Bansos Rehab Rumah Bpk. Sulnan Warga Desa Klantingsari
Berdasarkan hasil identifikasi permasalahan dan kebutuhan dalam rangka membantu masyarakat RTM absolute, maka diusulkan dan direkomendasikan untuk ditetapkan di forum MAD, rencana anggaran dana social surplus UPK tahun 2013, sebagai berikut :
   Ã˜  Rehab rumah 2 unit rumah RTM @ Rp. 7.500.000    Rp. 15.000.000
   Ã˜  Sanitasi 10 unit MCK RTM @ Rp. 2.500.000              Rp. 25.000.000
   Ã˜  Beasiswa SD/MI 40 siswa RTM @ Rp. 500.000                      Rp. 20.000.000
   Ã˜  Beasiswa SMP/MTs 40 siswa RTM @ 750.000                      Rp. 30.000.000
   Ã˜  Beasiswa SMA/MA/SMK 20 siswa RTM @ Rp. 1.000.000                 Rp. 20.000.000
   Ã˜  Bantuan modal usaha bagi RTM secara bergulir                  Rp. 15.000.000
( 15 RTM @ Rp. 1.000.000 ) secara bergulir jasa 0%
   Ã˜  Biaya operasional 3,80%                                                        Rp. 4.745.000
   Ã˜  Total dana social surplus UPK tahun 2013                 Rp. 129.745.000
Kegiatan verifikasi calon penerima manfaat dana social alokasi surplus UPK tahun anggaran 2013 untuk bantuan rehab rumah, sanitasi (MCK) dan beasiswa telah dilaksanakan pada tanggal 29 April 2014 sampai dengan tanggal 06 Mei 2014. Telah di jadwal untuk serahterima bantuan dana social sebagai berikut :
a.      Bantuan Beasiswa, pada bulan agustus 2014 ( tahun ajaran baru )
b.      Bantuan Rehab Rumah, pada bulan Juni 2014.
c.       Bantuan Sanitasi MCK, pada bulan Juni 2014.
d.      Bantuan Modal Usaha Bergulir bulan Juni 2014.

     Para Penerima Bantuan Sosial ini sangat bahagia menerima pembagian berupa rehab rumah, sanitasi, beasiswa, modal usaha bergulir tanpa jasa dari PNPM Madiri Perdesaan. “Selama ini kami hanya cari utangan untuk biaya sekolah dan jika kami sudah tidak mampu lagi terpaksa kami tidak menyekolahkan anak kami karena terbentur biaya, terkadang kami tidak memiliki uang untuk membayar kebutuhan sekolah namun hari ini kami seperti mimpi mendapatkan beasiswa sekolah. Terimakasih” kata dari beberapa penerima manfaat Bantuan Sosial ini.
      Kegiatan sosial ini dilaksanakan mulai tanggal  16 Juni s.d 8 November  2014. Bantuan Sosial yang di lakukan di PNPM Mandiri Perdesaan sangat tepat sasaran. Kebanyakan penerima manfaat adalah seorang janda yang memiliki tanggungan banyak dan sangat bermanfaat buat RTM.
      Diantara mereka ada sebagian yang terkadang pulang sekolah mereka bekerja serabutan untuk mengais rejeki untuk membantu keluarganya, karena kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan untuk membiayai kebutuhan sehari – hari dan sekolahnya dan sebagian besar untuk makanan pun di jatah setiap anggota keluarga.
   Dan yang paling memperihatinkan masih ada beberapa RTM di Lembang yang masih menggunakan pelita untuk penerangan mereka.
        UPK akan berusaha lebih maksimal agar Dana Sosial Tahun Depan bisa lebih banyak lagi sehingga semua RTM sekecamatan Tarik bisa merasakan nikmatnya dana sosial ini.
 
Kondisi Rumah Bpk. Sulnan yang tinggal jauh dari perkampungan yang masi terbuat dari bambu dan berlantai tanah.




Juni 2014
By. Ratna Dewi Pangestu ( FK )

Sarana Kesehatan PNPM-MPd Kecamatan Tarik

PNPM Kecamatan Tarik
Telah Bangun 14 Gedung Poskesdes

      PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo yang sudah berjalan sejak Tahun 2007 ini sudah mampu membangun 14 Gedung Poskesdes diberbagai desa di Kecamatan Tarik. Hal ini disampaikan oleh Ketua Unit Pengelola Kegiatan (UPK) PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Tarik, Syamsul Arifin di sela-sela kesibukannya menjelaskan bahwa hasil tersebut diperoleh dalam rentang waktu 2007 sampai 2013.
      Keberhasilan ini bukan keberhasilan dari pengurus PNPM dan Fasilitator, namun keberhasilan seluruh masyarakat Tarik,” Jelas Syamsul Arifin. Masih menurut Syamsul Arifin, bahwa sebagai Ketua UPK dan difasilitasi oleh Fasilitator Kecamatan yang ada di Kecamatan Tarik dirinya hanya membantu dan mengarahkan demi kelancaran program PNPM Mandiri di Kecamatan Tarik. “Semua harus dilakukan oleh masyarakat. Mulai merencanakan, melaksanakan sampai pemanfaatannya semua untuk warga Tarik,” urainya.
     Dukungan UPK PNPM Kecamatan Tarik juga sangat maksimal, sehingga setiap program yang berjalan bisa dilaksanakan oleh masyarakat dengan baik. “Untuk tahun-tahun kedepannya saya mengharapkan peran serta masyarakat di setiap program PNPM semakin besar, agar semua masyarakat bisa langsung ikut mengawasi,” tambah Syamsul Arifin.
     Di tempat terpisah, Sukarji, Ketua BKAD (Badan Kerjasama Antar Desa) PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Tarik mengatakan selama ini setiap program PNPM yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Tarik selalu mendapat dukungan penuh dari warga dan Pemerintahan desa setempat. “Sosialisasi terhadap program PNPM ini harus terus dilakukan agar masyarakat lebih paham. Sehingga diharapkan program PNPM bisa menjadi Program yang transparan dan akuntabilitas,” himbau Sukarji. (Cak Widodo Pemerhati PNPM MP dari Desa Kedinding Kecamatan Tarik)

Tarik, June 2014



Pelatihan Peningkatan Kapasitas

“ PELATIHAN MEMBAWA BERKAH “


Usulan peningkatan kapasitas atau pelatihan untuk kelompok usaha perempuan baru pertama kali ini dilaksanakan di desa Janti kecamatan Tarik kabupaten Sidoarjo. Antusias masyarakat khususnya perempuan sangat tinggi, kelihatan sekali dari semangat dan niat yang tinggi. Di sinilah ditemukan embrio – embrio para perempuan untuk membentuk kelompok usaha yang mandiri. Pelaku desa dan masyarakat desa mendukung penuh kegiatan pelatihan pembuatan kue basah dan kue kering. Setelah sosialisasi  dari PNPM Mandiri Perdesaan mengenai kegiatan peningkatan kapasitas ini terbentuklah 2 kelompok usaha perempuan yaitu kelompok “ Melati “ dan kelompok “ Dahlia “, dimana 1 kelompok terdiri dari 10 anggota.
Pada waktu mengikuti pelatihan pembuatan kue kering dan kue basah terlihat sekali semangat dan sorak gembira dari 2 kelompok ini, pelatihan ini dilaksanakan dibalai desa Janti pada tanggal 13 September 2013 hari Jum’at, pihak desa menyediakan tempat yang cukup nyaman dan bersih untuk pelatihan itu sebagai dukungan penuh dari kepala desa beserta perangkat desa. Anggota pelatihan ini rata – rata dari RTM perempuan dan pengangguran khususnya perempuan. Jenis Kue yang dilatihkan adalah kue basah brownis kukus black forest, Bolu kukus mekar rainbow, dan kue kering Semprit vanilla cookies, lidah kucing rainbow. Pihak kecamatan pun ikut mendukung dan berpartisipasi dengan disediakan otlet aneka camilan serta kue kering dan kue basah, tujuannya agar kelompok usaha perempuan yang sudah dilatih dapat langsung berproduksi dan dipasarkan sehingga dapat menjadi incam dan tambahan kebutuhan ekonomi.
Pasca pelatihan kelompok mengadakan pertemuan untuk pembahasan modal dan sistim kerja produksi serta pemasaran. Kami menganjurkan untuk modal dapat mengajukan pinjaman ke SPP ke PNPM Mandiri Perdesaan. Kelompok memulai produksi dan memasarkan di lingkup desa Balongmacekan, sekarang sudah bisa droping kue kering dan kue basah ke outlet kecamatan, kelompok pun sudah banyak menerima pesanan dari Desa Janti utuk kegiatan PKK se kecamatan Tarik dengan jumlah 140 bungkus dan mendapat pesanan lagi untuk kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan yaitu pelatihan SEKDES dan LPMD sebanyak 50 bungkus dan IST Panitia lelang sebanyak 70 bungkus, mendapat pesanan dari tetangga yang punya hajat 300 bungkus, dan masih banyak pesanan dari desa lainnya, incam kelompok pun bertambah banyak, laba dari penjualan tidak langsung dibagi untuk anggota tetapi untuk membayar angsuran SPP dan untuk penambahan modal, jika dirasa asset sudah cukup baru pembagian laba untuk anggota. Pelatihan pembuatan keripik untuk kelompok usaha perempuan yang difasilitasi oleh PNPM Mandiri Perdesaan bias dikatakan berhasil.
Pada waktu MAD pertanggungjawaban TA. 2013 telah diselenggarakan pameran produk kelompok khususnya perguliran, kelompok…… dan kelompok…..mengikuti pameran tersebut membawa produk kue kering dan kue basah sebanyak 100 bungkus dan dalam waktu 2 jam kue tersebut habis dibeli pengunjung / para undangan MAD, bahkan ada salah satu pengunjung pesan sebanyak 30 toples kue kering.
                  Keberhasilan kelompok Usaha Perempuan di desa Janti ini dapat di contoh oleh desa lainnya yang ada di kecamatan Tarik, sehingga banyak terbentuklah kelompok usaha perempuan yang mandiri dan sukses, initinya adalah niat, semangat, kebersamaan yang tinggi, semoga kelompok “ Melati dan Dahlia “ bertambah sukses dan berkembang.




Tarik, April 2014
Ratna Dewi Pangestu

MAD Penetapan Usulan TA 2014 Kecamatan Tarik

USULAN DARI PEREMPUAN (POLINDES) DESA BANJARWUNGU
MENJADI RANKING TERATAS

    Desa Banjarwungu Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo merupakan desa yang  terletak  di sebalah timur kecamatan Tarik. Masyarakat disana sangat mendambakan adanya sebuah pusat pelayanan kesehatan yang ada di desa Banjarwungu sendiri karena jarak ke Puskesmas Tarik lumayan jauh kurang lebih 3 kilometer. Hal ini dikeluhkan oleh masyarakat terutama lansia jika mereka ingin berobat. Dengan masalah tersebut diatas maka KPMD Desa Banjarwungu yaitu Sumarmiati dan Supardi melakukan penggalian gagasan dalam Musyawarah dusun. Dari hasil Musdus hampir semua dusun mengusulkan adanya Polindes di Desa Banjarwungu. Pada bulan Oktober tahun 2013 Desa Banjarwungu mengadakan Musyawarah Desa Perencanaan. Difasilitasi oleh Fasilitator Kecamatan, warga masyarakat yang hadir antusias sekali untuk mengkompetisikan usulan dari dusun masing-masing. Akhirnya didapatkan 2 usulan selain usulan SPP yaitu usulan dari Musyawarah Desa Khusus Perempuan mengusulkan Gedung Polindes  di dusun Kaliwungu dan dari Musyawarah Desa Campuran menghasilkan usulan Irigasi sepanjang  501 meterdi dusun Klinter.
    Pada tanggal 28 Februari 2014 di Kecamatan Tarik diadakan MAD Penetapan Usulan Tahun Anggaran 2014. Setelah melalui diskusi kelompok yang ketat ternyata usulan Polindes Desa Banjarwungu menempati ranking teratas. Adapapun nilai pendanaan Polindes  ini adalah sebesar Rp. 122.508.000,- yang terbagi atas operasional UPK 2% sebesar Rp. 2.450.000,- , operasional TPK 3% sebesar Rp. 3.675.000,- dan pendanaan kegiatan sebesar Rp.  116.383,000,- . Sedangkan swadaya yang berhasil dihimpun dari masyarakat sebesar Rp. 3.000.000,-.
    “Semoga dengan akan dibangunnya Polindes di desa Banjarwungu menjadikan manfaat yang besar dan masyarakat lebih mudah untuk mengakses kesehatan” kata salah satu warga desa disekitar lokasi yang akan dibangun Polindes.

Tarik, 10 April 2014

Prinsip PNPM Mandiri Perdesaan :

1.Transparansi, 2.Keberpihakan pada Orang Miskin, 3.Partisipasi Masyarakat, 4.Prioritas Kebutuhan, 5.Kesetaraan Gender, 6.Akuntabilitas, 7.Keberlanjutan. Anda tengah berkunjung di Web Blog PNPM Mandiri Perdesaan Kabupaten Sidoarjo di www.pnpmsidoarjo.blogspot.com

Poll